Sabtu, 31 Oktober 2015

Kamu Tau Gak Rasa Sakit Saat Melahirkan ?
 oke guys, kamu pasti pernah membantah perintah orang tua kamu kan ? kamu tau gak rasa sakit ibu kamu saat melahirkan kamu ?

Rahim ibu yang sedang mengandung akan mengembang 500 kali lipat dari ukuran normal untuk menampung kandungannya. Darah yang hilang melalui proses kelahiran normal adalah 500 ml atau sama dengan setengah liter.
Badan manusia hanya mampu menanggung rasa sakit hingga 45 Del, tetapi selama bersalin ibu akan mengalami sakit hingga 57 Del atau setara dengan rasa sakit akibat 20 tulang yang patah secara bersamaan.
Ibu bersalin akan mendapatkan pahala yang sama besarnya dengan 70 tahun shalat dan puasa. Setiap kesakitan pada satu uratnya, Allah hadiahkan bagi Ibu yang melahirkan pahala menunaikan haji. Apabila seorang perempuan merasakan sakit karena akan melahirkan, maka Allah swt. mencatat baginya pahalanorang berhijad pada jalan Allah swt dan apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dosa-dosa dari dirinya seperti keadaan ibunya melahirkannya.

Kamu sekarang sudah tau kan rasa sakit ibu kamu saat melahirkan kamu ? so, kamu harus patuh terhadap perintah dari kedua orang tuamu mulai dari detik ini. 

SEMOGA BERMANFAAT

Senin, 26 Oktober 2015

Lirik Lagu All Of Me - John Legend

                                                          All Of Me - John Legend




What would I do without your smart mouth ?
Drawing me in, and you kicking me out
You've got my head spinning, no kidding, I can't pin you down
What's going on in that beautiful mind
I'm on your magical mystery ride  
And I'm so dizzy, don't know what hit me, but I'll be alright
My head's under water
But I'm breathing fine
You're crazy and I'm out of my mind  
'Cause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to me
I'll give my all to you
You're my end and my beginning
Even when I lose I'm winning
'Cause I give you all of me
And you give me all of you , ohoh
How many times do I have to tell you
Even when you're crying you're beautiful too
The world is beating you down, I'm around through every mood
You're my downfall, you're my muse
My worst distraction, my rhythm and blues
I can't stop singing, it's ringing, in my head for you
My head's under water
But I'm breathing  fine
You're crazy and I'm out of my mind
'Cause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all of me
I'll give me all to you
You're my end and my beginning 
Even when I lose I'm winning
'Cause I give you all of me
And you give me all of you , ohoh
Give me all of you
Cards on the table, we're both showing hearts
Risking it all, though it hard
'Cause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all of me
I'll give me all to you
You're my end and my beginning 
Even when I lose I'm winning
'Cause I give you all of me
And you give me all of you
I give you all of me
And you give me all of you, ohoh

  
        

Kamis, 22 Oktober 2015

                  Hewan-hewan Langka di Indonesia





       Indonesia adalah salah satu negara di dunia yang mempunyai beragam flora dan fauna. Banyak hewan-hewan yang saat ini sudah mengkhawatirkan populasinya. Bahkan, beberapa diantaranya sudah mendekati kepunahan. Jenis hewan tersebutdapat dikelompokkan ke dala, 4 kategori besar, yaitu :
1.    Unggas                                     3. Reptilia
2.    Mamalia                                   4. Ikan

1.   Hewan Unggas
A). Alap-alap Kawah
        Alap-alap kawah atau nama ilmiahnya Falco peregrinus adalah salah satu spesies alap-alap berukuran besar dengan panjang sekitar 50 cm. Sekitar 16 jenis spesies alap-alap kawah dikenali menyebar hampir di seluruh belahan dunia, kecuali Antartika. Hampir semua jenis spesies alap-alap kawah di belahan bumi utara bermigrasi pada musim dingin ke daerah yang lebih hangat
          Mangsa utama burung alap-alap kawah biasanya aneka burung dari segala ukuran seperti merpati, nuri, jalak dan ayam. Alap-alap kawah juga memangsa hewan-hewan lain seperti kelinci, kelelawar, serangga, kadal, dan ikan. Alap-alap kawah diketahui sebagai salah satu makhluk tercepat di dunia, karena saat terbang mengejar mangsanya dapat mencapai kecepatan 180 km/jam.

B). Enggang                              
        Enggang atau nama ilmiahnya Buceros rhinoceras, burung ini mempunyai badan yang besar dan paruhnya panjang. Makanan utamanya buah-buahan, kadal, kelelawar, tikus, ular, dan berbagai jenis serangga. Dalam budaya Kalimantan, enggang ( tingan ) merupakan simbol “ Alam Atas “ yaitu alam kedewataan yang bersifat “ maskulin “. Di Borneo, enggang dipakai sebagai lambang daerah atau simbol organisasi seperti di Negeri Sarawak, Kalimantan Tengah, simbol Universitas Lambung Mangkurat, dan sebagainya. Enggang diwujudkan dalam bentuk ukiran pada budaya Dayak, sedangkan dalam budaya Banjar, enggang diukir dalam bentur tersamar ( didistilir ) karena budaya Banjar tumbuh di bawah pengaruh Islam yang melarang adanya ukiran makhluk bernyawa.
C).Beo Nias ( Gracula religiosa robusa )
        Beo Nias merupakan jenis beo yang endemik di Sumatra Utara. Habitat Beo ini di Kabupaten Nias. Karena, kepandaiannya mengeluarkan bunyi serta meniru pembicaraan orang, menyebabkan burung Beo Nias ini menjadi primadona. Namun, banyak juga orang tertipu disebabkan tidak dapat membedakan antara jenis beo biasa dengan Beo Nias. Sepintas keduanya hampir tidak ada perbedaan termasuk kemampuan berbicara meniru omongan orang. Akan tetapi kalau diamati lebih teliti ternyata keduanyadapat dibedakan, yaitu pada ukuran badannya dimana Beo Nias lebih besar daripada beo biasa serta sepasang gelambir cuping telingaberwarna kuning pada Beo Nias menyatu, sedangkan beo biasa terpisah (tidak menyatu).
          Burung beo bertubuh gemuk dengan panjang tubuh 40 cm. Dominan hitam pada bulu di seluruh badan, kecuali sayapyang berbulu putih. Bagian kepalanya berbulu pendek, terdapat pial berwarna kuning yang dapat dilihat dari sisi kepala. Uniknya, sepasang gelambir cuping di telinga Beo Nias menyatu di belakang kepala. Gelambir yang mengarah ke leher ini berwarna kuning mencolok. Kakinya juga berwarna kuning dengan 4 jari. Tiga jari mengarah ke depan, satunya lagi menghadap belakang. Dengan iris mata coklat gelap dan paruh runcing oranye, burung cerdas ini semakin terlihat menawan.
          Beo Nias senang hidup di hutan-hutan rimba yang berdekatan dengan perkampungan atau tempat terbuka. Mereka membuat sarang dengan cara melubangi pohon-pohon yang berbatang tinggi dan tegak. Burung pemakan serangga dan buah-buahan ini biasa membuat sarang saat akan bertelur. Sistem reproduksi Beo Nias betina yang hanya menghasilkan 2-3 butir telur sekali bertelur dan tidak semua telurnya dapat bertahan sampai menetas.
D).Burung Dara Mahkota Victoria
        Mambruk Victoria atau nama ilmiahnya Goura victoria adalah sejenis burung yang termasuk suku burung Columbidae. Mambruk Victoria adalah salah satu dari tiga burung dara mahkota dan merupakan spesies terbesar diantara jenis-jenis merpati. Burung Mambruk Victoria berukuran besar, dengan panjang mencapai 74 cm, dan memiliki bulu berwarna biru keabu-abuan, jambulseperti kipas dengan ujung putih, dada merah marun keunguan, paruh abu-abu, kaki merah kusam,  dan garis tebal berwarna abu-abu di sayap, dan ujung ekornya. Di sekitar mata terdapat topeng hitam dengan iris mata berwarna merah. Burung jantan dan betina serupa.
          Populasi Mambruk Victoria terbesar di hutan dataran rendah, hutan sagu, dan hutan rawa di bagian utara pulau Irian, juga termasuk pulau Yapen, pulau Biak dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Mambruk Victoria bersarang di atas dahan pohon. Sarang-sarangnya terbuat dari ranting-ranting dan dedaunan. Burung betina biasanya menetaskan sebutir telur berwarna putih. Mambruk Victoria adalah terestrial spesies. Burung ini mencari makan di atas permukaan tanah. Makanan Mambruk Victoria yaitu aneka biji-bijian dan buah-buahan yang jatuh di tanah. Spesies ini biasanya hidup berpasangan atau berkelompok. Nama spesies ini, memperingati nama seorang tau Inggris, Victoria dari Britania Raya. Mambruk Victoria selalu diburu untuk diambil dagingnya dan bulunya. Spesies ini sudah jarang ditemukan di daerah dekat populasi manusia.
E).Burung Maleo
        Maleo atau nama ilmiahnya Macrocephalondan termasuk dalam genus Macrocephalon, famili Megapodiiae, dan ordo Galliformes. Orang di mancanegara menyebutnya Celebes maleo. Famili Megapodiiae sendiri berarti kaki besar. Yang termasuk dalam famili ini adalah unggas ( ayam dan kalkun ). Maleo berarti tergolong burug yang tidak bisa terbang. Walau memiliki kerabat di Polinesia dan Australia, ternyata kini Maleo hanya bisa dijumpai di Sulawesi. Warna bulu burung ini hitam dan putih saja. Paruhnya kemerahan. Bobot tubuh mereka mencapai 1,5 kg. Ini termasuk besar untuk ukuran unggas. Bentuk tubuh Maleo selintas mirip kalkun. Uniknya, telurnya besar, tidak sebanding dengan ukuran badan Maleo. Telurnya berukuran 16% dari besar tubuhnya. Diameter telur ini mencapai 6 cm dan beratnya 190 gram.
          Masa bertelur Maleo adalah antara September-Maret. Setiap tahun Maleo betina menghasilkan telur anatara 20-30 butir. Masa inkubasinya 62-85 hari. Mereka bisa bertelur hingga usia 20 tahun. Burung ini bertempat tinggal di dataran rendah dan dataran tinggi Sulawesi Utara, di ketinggian 1.200 meter di permukaan laut. Burung ini sudah masuk dalam daftar hewan yang dilindungi CITES. Tidak boleh diperjualbelikan karena memang mulai langka. Ancaman mereka selain manusia adalah hewan prodator seperti ular, buaya, dan babi liar yang kerap memangsa Maleo.
F). Burung Merak Biru
        Merak biru atau merak india, nama ilmiahnya Pavo cristatus adalah salah satu burung dari 3 spesies merak. Merak biru mempunyai bulu berwarna biru gelap mengkilap. Burung jantan dewasa berukuran besar, panjangnya mencapai 230 cm, dengan penutup ekor yang sangat panjang berwarna hijau metalik. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan. Bulu-bulu tidak mengkilap, tetapi berwarna coklat kehijauan dengan garis-garis hitan dan tanpa dihiasi bulu penutup ekor.
          Populasi merak biru tersebar di hutan terbuka seperti padang rumput di India,  Pakistan, Sri Lanka, Nepal, dan Bhutan. Merak jantan adalah poligami spesies, mempunyai pasangan lebih dari satu. Burung betina biasanya menetaskan 3-6 butir telur. Makanan merak biru yaitu biji-bijian, pucuk rumput, dedaunan, aneka serangga, serta berbagai jenis hewan kecil seperti cacing, laba-laba, dan kadal kecil. Merak biru adalah burung nasional negara India. Spesies ini juga memegang peranan penting dalam motologi Buddha, Hindu dan kebudayaan-kebudayaan lainnya.
G). Burung Cendrawasih
a.Cendrawasih Elok
Cendrawasih elok adalah sejenis burung khas daerah Papua. Spesies ini ditemukan di daerah pegunungan Jayawijaya pada ketinggian 2.700-4.000 meter. Spesies ini biasanya berpasangan, mudah ditemukan berdasarkan suaranya yang terus-menerus, bersaraang di pepohonan di tepi hutan, makan buah, dan hidup sendiri.
b.  Cendrawasih Raggiana
Cendrawasih raggiana atau nama ilmiahnya Paradise raggiana adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang sekitar 34 cm, dari genus Paradise. Burung ini berwarna kuning dan coklat, berparuh abu-abu kebiruan, mulut merah muda, iris mata berwarna kuning dan kaki berwarna abu-abu coklat keunguan. Cendrawasih raggiana terdapat di hutan tropis, hutan dataran rendah, perbukitan, dan pegunungan pulai Irian bagian selatan, dari permukiman laut sampai ketinggian 1.500 meter.
Cendrawasih raggiana adalah pologami spesies. Burung jantan memikat pasangan dengan ritual tarian yang memamerkan bulu-bulu hiasannya. Burung betina biasanya menetaskan 2 butir telur berwarna merah muda dan mengasuh anaknya sendiri. Makanan Cendrawasih raggiana terdiri dari buah-buahan dan aneka serangga.
H). Jalak Bali
          Jalak Bali atau nama ilmiahnya Leucopsar rothschildiadalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang kurang lebih 25 cm, dari suku Sturnidae. Jalak Bali memiliki ciri-ciri khusus, yaitu memiliki bulu yang putih di seluruh tubuhnya kecuali pada ujung ekornya dan sayapnya yang berwarna hitam. Jalak Bali ditemukan pada tahun 1910. Dikarenakan penampilannya yang indah dan elok, Jalak Bali merupakan salah satu burung yang paling diminati oleh para pemelihara burung.
I). Kakatua Raja
          Kakatua raja atau nama ilmiahnya  Probosciger aterrimus adalah sejenis kakatua hiam dan berukuran besar, dengan panjang seitar 60 cm. Kakatua raja adalah satu-satunya burung di marga tunggal Probosciger. Daerah sebaran burung ini adalah di pulai Iriandan Australia bagian utara. Makanan kakatua raja terdiri dari biji-bijian. Paruhkakatua raja tidak dapat tertutup rapat, ini berguna untuk menahan dan membuka biji-bijian untuk di komsumsi.
J). Kasuari Gelambir Ganda
          Kasuari Gelambir-ganda atau nama ilmiahnya Casuarius. Casuarius adalah salah satu burung dari 3 spesies Kasuari. Burung dewasa berukuran besar, dengan ketinggian mencapai 170 cm dan memiliki bulu berwarna hitam yang keras dan kaku. Burung betina serupa dengan burung jantan, biasanya berukuran lebih besar dan lebih dominan.
          Populasi kasuari gelambir-ganda tersebar di hutan dataran rendah Australia, Irian, Seram dan Maluku. Makanan kasuari gelambir ganda terdiri dari aneka buah-buahan yang terjatuh di dasar hutan. Kasuari biasanya hidup sendiri, berpasangan hanya pada waktu musim berbiak. Anak burung dierami dan dibesarkan oleh burung jantan.
K). Raja Udang
          Raja udang adalah nama umum bagi sejenis burung pemakan ikan dari suku Alcedinidae. Di seluruh dunia, terdapat kurang lebih 90 spesies burung Raja Udang. Pusat keragamannya adalah di daerah tropis di Afrika, Asia dan Australia. Raja Udang merupakan burung yang berukuran kecil dan sedaang. Semua anggotanya berkepala besar, memiliki paruh besar, panjang dan runcing, nampak kurang seimbang dengan ukuran tubuhnya yang relatif kecil. Banyak dari anggotanya yang memiliki warna cerah, terutama bitu berkilaudan coklat kemerahan, disamping warna putih. Pola warna sangat beragam. Di Indonesia terdapat sekitar 45 spesies Raja-Udang. Lebih dari setengahnya, 26 spesies hidup terbatas di bagian Indonesia Timur, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.


Beberapa jenis yang umum terdapat di Indonesia, diantaranya :
-      Raja-Udang Sungai                  (Alcedo atthis                )
-      Raja-Udang Punggung-merah   ( Cexy rufidorsa             )
-      Pekaka Emas                            ( Pelargopsis capensi      )
-      Cekakak Batu                           ( Lacedo pulchella          )
-      Cekakak Belukar                      ( Halcyon smyrnensis     )
-      Cekakak Jawa                          ( Halcyon cyanoventris   )
-      Cekakak Sungai                        ( Todirhamphus chloris  )
-      Cekakak Suci                           ( Todirhamphus sanctus )
-      Cekakak-Pita Biasa                  ( Tanysiptera galatea     )
L). Rangkong Papan
          Rangkok papan atau nama ilmiahnya Buceros bicornisadalah spesies terbesar dalam suku burung Bucerotidae. Burung dewasa berukuran sangat besar, dengan panjang mencapai 160 cm. Jantan dan betina dapat dibedakan dengan mudah dari matanya. Mata burung betina berwarna biru, sedangkan burung jantan berwarna merah.
          Populasi Rangkok Papan tersebar di hutan tropis di India, Republik Rakyat Tiongkok, Indocina, Nepal, Bhutan, Semenanjung Malaysia, dan Sumatra, Indonesia. Makanan burung Rangkok Papan terdiri dari aneka buah-buahan, hewan berukuran kecil, burung, serangga, dan reptil. Burung Rangkok Papan bersifat monogami, hanya berpasangan dengan seekor lawan jenis.
M). Nuri Bayan
          Nuri bayan atau nama ilmiahnya  Eclectus roratus adalah burung berukuran sedang dengan panjang sekitar 43 cm. Nuri bayan jantan memiliki bulu hijau, di bawah sayap dan sisi dada merah dan biru, dan kaki abau-abu kehitaman. Paruh atas jingga kemerahan dengan ujung kuning, paruh bagian bawah hitam. Burung betina memiliki bulu merah, dada dan punggung biru keunguan, dan paruh hitam. Biasanya burung betina berukuran lebih kecil dari jantan. Makanan Nuri Bayan yaitu aneka buah-buahan, kacang, dan biji-bijian.

N). Kuau Raja
          Kuau Raja atau nama ilmiahnya Argusianus argusadalah salah satu burung yang terdapat di dalam suku Phasianidae. Burung jantan dewasa berukuran sangat besar, panjangnya dapat mencapai 200 cm. Sedangkan burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan, panjangnya sekitar 75 cm. Populasi Kuau Raja tersebar di Asia Tenggara. Spesies ini ditemukan di hutan tropis Sumatera, Borneo, dan Semenanjung Malaysia.
O). Burung Elang
          Burung Elang adalah hewan berdarah panas dan juga hewan pemangsa. Makanan utamanya yaitu hewan mamalia kecil seperti tikus, tupai, dan ayam. Burung ini mempunyai sepasang kaki yang kuat dan kuku yang tajam untuk mencengkram mangsa dan juga mempunyai pengelihatan yang sangat tajam untuk memburuh mangsa dari jarak jauh.
a.  Elang Hitam
Elang Hitam adalah spesies burung yang mempunyai paruh, berdarah panas, dan berkembang biak dengan cara bertelur
b.  Elang Merah
c.  Elang Jawa
Elang Jawa atau nama ilmiahnya Spizaetus Bartelsiadalah salah satu spesies elang berukuran sedang, dengan panjang 60 cm. Satwa ini dianggap identik dengan lambang negara Republik Indonesia, yaitu Garuda.

2. Mamalia
A). Anoa
        Anoa adalah hewan khas Sulawesi. Ada 2 spesies anoa, yaitu Anoa Pegunungan ( Bubalus quarlesi ) dan Anoa Dataran Rendah ( Bubalus depressicornis ). Penampilan mereka mirip dengan rusa dan memiliki berat 150-300 kg. Anoa Pegunungan juga dikenal dengan nama Mountain Anoa, Anoa de Montana, Anoa de Quarle, Anoa des Montagnes, dan Quarle’s Anoa. Sedangkan Anoa Dataran Rendah juga dikenal dengan nama Lowland Anoa, Anoa de Ilanura, atau Anoa des Plaines.


B). Badak
        Badak adalah spesies hewan dari famili Rhinocerotidae, ordo Perissidactyla yang kesemuanya berasal dari Afrika atau Asia. Famili ini memiliki karakteristik berukuran besar, dapat mencapai lebih dari 1 ton, 1 atau 2 cula dibagian tengah dahi, yang jika berjumlah 2 salah satunya terletak di depan yang lainnya ( tidak bersisian ), herbivora, kulit tebal 1.5-5 cm, terbentuk lapisan kolagen. Sebagian besar badak dapat hidup hingga usia 40 tahun.
·        Badak Jawa ( Rhinoceros sondaicus )
Uraian fisik badak jawa :
-      Berwarna abu-abu kehitam-hitaman
-      Bercula 1, panjang sekitar 25 cm, tetapi cula bisa saja tidak ada atau sangat kecil sekali ukurannya pada betina
-      Beratnya anatara 900-2.300 kg, sedangkan panjang tubuhnya 2-4 meter
-      Tingginya dapat mencapai 170 cm
-      Kulitnya memiliki sejumlah lipatan lepas yang memberikan kesan penampakan lapis baja
-      Penampakannya serupa, tetapi agak lebih kecil dibandingkan dengan badak India dimana kepalanya jauh lebih kecil dan lipatan kulitnya kurang begitu menarik
-      Bibir atas meruncing dan dapat digunakan untuk meraih makanan dan membawanya ke dalam mulut
C). Banteng ( Bos javanicus )
           Banteng adalah hewan sebangsa dengan sapi dan ditemukan di Myanmar, Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam, Kalimantan, Jawa dan Bali. Banteng tumbuh hingga tinggi sekitar 1,6 meter di bagian pundaknya dan panjang badan 2,3 meter. Berat banteng jantan biasanya sekitar 680-810 kg sedangkan betinanya memiliki berat yang lebih kecil. Banteng memakan rumput, bambu, buah-buahan, dedaunan, dan ranting muda. Banteng memiliki kecenderungan untuk berkelompok pada kawanan berjumlah 2-30 ekor.


D). Gajah Sumatera ( Elephas maximus sumatranus )
           Gajah Sumatera merupakan salah satu dari tiga jenis spesies gajah Asia. Habitat yang cocok untuk gajah adalah hutan dipterocarp dengan topologi daerah berlembah dan memiliki sumber air yang cukup. Berat gajah sumatera dewasa mencapai 3.500-5.000 kg, lebih kecil dari gajah afrika.
           Populasinya diperkirakan semakin lama semakin berkurang jumlahnya. Hal ini diakibatkan oleh adanya penyusutan atau hilangnya kawasan habitat yang tersedia.
E). Harimau
           Harimau dikenal sebagai kucing terbesar, harimau pada dasarnya mirip dengan singa. Harimau jantan memiliki berat antara 180-320 kg dan betina berbobot antara 120-180 kg. Panjang jantan antara 2,6-3,3 meter sedangkan betina antara 2,3-2,75 meter. Fungsi loreng adalah untuk kamuflase, untuk menyembunyikan mereka dari mangsanya.
F). Lutung
           Lutung merupakan kelompok monyet dunia lama yang membentuk genus Trachypithecus.Lutung berbadan langsing dan berekor panjang. Jika dibandingkan dengan kakinya, tangan lutung terbilang pendek dengan telapak yang tidak berbulu. Ukuran lutung antara 40-80 cm dengan berat 5-15 kg, pejantan berbadan lebih besar dari betinanya. Lutung termasuk herbivora yang terutama makan dedaunan, buah-buahan, dan kuncup bunga.
G). Macan Tutul ( Panthera pardus )
         Macan Tutul adalah salah satu dari empat kucing besar. Hewan ini dikenal juga dengan sebutan harimau dahan. Macan Tutul berukuran besar dengan panjang tubuh antara 1-4 meter. Pada umumnya, Macan Tutul menghindari manusia. Namun macan yang kurang sehat, kelaparan atau terluka sehingga tidak dapat berburu mangsa yang biasa, dapat memangsa manusia.


H). Orangutan
           Orangutan adalah sejenis kera besar dengan lengan panjang dan berbulu kemerahan kadang coklat yang hidup di Indonesia dan Malaysia. Orangutan berukuran 1-1,4 meter untuk jantan, yaitu 2/3 kali dari seekor gorila. Orangutan jantan memiliki pelipis yang gemuk. Orangutan juga termasuk hewan mamalia dan primata. Meskipun orangutan termasuk hewan omnivora, sebagian besar dari mereka hanya memakan tumbuhan. Makanan kesukaan orangutan adalah buah-buahan, dedaunan, biji-bijian, kulit kayu, tunas tanaman. Selain itu mereka juga memakan serangga dan hewan-hewan kecil lainnya ( seperti burung dan mamalia kecil ).
I). Pelanduk ( Tragulus javanicus )
         Palanduk adalah hewan menyusui ( mamalia ) sebangsa kijang yang kecil tubuhnya. Pelanduk ( atau kancil ) adalah juga nama dari sekelompok burung pengoceh yang biasa hidup di semak belukar rimba dari suku Timaliidae. Pelanduk ( mamalia ) muncul dalam beberapa pribahasa Indonesia :
·        Bagai pelanduk di cerang rimba, artinya sangat ketakutan sehingga kehilangan akal
·        Pelanduk lupakan jerat, jerat tak melupakan pelanduk, artinya :
-      Orang yang berhutang boleh melupakan ( untuk membayar ) hutangnya, tetapi orang yang berpiutang takkan lupa akan piutangnya
-      Dimana-mana ada bahaya atau musuh menghadang namun orang sering melupakan hal tersebut
J). Siamang ( Hylobate syndactalus )
           Siamang merupakan sejenis hewan terlindungi yang tergolong dalam keluarga beruk. Mereka hidup berkelompok anatara 6-7 ekor. Siamang jantan lebih besar dibandingkan siamang betina. Siamang mampu melahirkan seekor anak setahun sekali jika tidak ada ganggguan di lingkungannya. Jika ada gangguan maka kelahiran hanya 3 tahun sekali. Siamang bangun sebelum matahari terbit dan tidur ketika matahari mulai terbenam. Ia menghabiskan 75% waktunya untuk mencari makan. Makanan paginya ialah buah-buahan yang ranum, dan sehabis itu ia hanya makan pucuk-pucuk tanaman hutan.
K). Trenggiling ( Manis javanica / Sunda Pangolin )
           Trenggiling ini memiliki sisik yang menutupi seluruh tubuh bagian atas dan cakar panjang pada kaki depan. Ekornya melingkari tubuh jika terganggu. Ini untuk melindungi bagian bawah yang tidak bersisik. Sementara panjangnya mencapai 130 cm. Hewan berjuluk “ Scaly ant eater “ atau pemakan semut termasuk satwa yang dilindungi. Meski sudah dilindungi perburuan ilegal masih terjadi.
L). Tapir ( Tapirus indicus )
           Tapir merupakan satwa berkuku ganjil seperti kuda dan badak. Tapir mempunyai belalai yang kuat meskipun tidak begitu panjang, kaki pendek dan tegak. Warna kulit terbagi menjadi 2 bagian, yaitu hitam dan putih, sedangkan bayi tapir warna kulitnya berwarna coklat bergaris totol-totol putih horizontal. Habitatnya di hutan tropika, wilayah Burma, Thailand, Semenanjung Indocina dan Sumatra.
3.           Reptili dan Ikan
A). Buaya
a. Buaya Air Tawar Irian (Crocodylus novaeguineae)
Buaya air tawar irian adalah salah satu spesies buaya yang penyebarannya hanya di perairan tawar pendalaman Papua. Bentuk umum jenis ini mirip dengan buaya muara, namun lebih kecil dan warna kulitnya lebih gelap. Dengan panjang tubuh sekitar 5 meter.
b. Buaya Sapit atau Senyulong
        Buaya sapit atau senyulong semakin jarang ditemui di sungai-sungai Kalimantan Tengah. Di alam liar, reptilia karnnivora ini dapat berumur lebih dari 1/4 abad. Salah satu sifat buaya senyulong adalah tahan untuk berdiam diri sambil mengapungkan tubuhnya dipermukaan sungai. Biasanya, hanya moncong dan punggung atasnya yang terlihat. Kemampuan ini berguna bagi senyulong untuk mengincar dan menyergap mangsanya.
B). Komodo ( Varanus komodoensis )
          Komodo adalah kadal terbesar di dunia. Panjangnya dapat mencapai 3 meter dengan berat dewasa jantan berkisar antara 45-85 kg. Komodo termasuk anggota dari keluarga biawak ( Varanidae ). Komodo mempunyai indera penciuman yang kuat dan dianggap sebagai reptil yang maju intelegensinya, khususnya untuk memburu mangsanya. Komodo ( karnivora ) dapat berlari sampai kecepatan 20 km/jam untuk memburu mangsanya. Ada sekitar 2.500 ekor komodo yang hidup sampai sekarang, di kepulauan Flores di Indonesia, diantaranya di Pulau Komodo ( 1.100 ), Rinca ( 1.300 ), Gili Motang ( 50 ), Nusa Kode ( 15 ), dan Flores ( sekitar 70 ekor ).
C). Penyu Raksasa
          Penyu adalah kura-kura laut. Penyu memiliki sepasang tungkai. Tungkainya berupa kaki pendayung, ini memberinya ketangkasan berenang di dalam air. Penyu pada umumnya bermigrasi dengan jarak yang cukup jauh dengan waktu yang tidak terlalu lama. Jarang 3.000 km dapat ditempuh 58-73 hari. Ada beberapa jenis penyyu, diantaranya :
·        Penyu Hijau                  ( Chelonia mydas )
·        Penyu Sisik                   ( Eretmochelys imbricata )
·        Penyu Kemp’s ridley      ( Lepidochelys kempi )
·        Penyu lekang                 ( Lepidochelys olivacae )
·        Penyu belimbing  ( Dermochelys coriacea )
·        Penyu pipih                   ( Natator depressus )
·        Penyu tempayan  ( Caretta caretta )
D). Arwana
          Arwana Asia ( Scleropages formosus ) adalah salah satu spesies ikan air tawar dari Asia tenggara. Ikan ini memiliki badn yang panjang, sirip dubur terletak jauh di belakang badan. Arwana Asia juga disebut “ Ikan Naga “ karena sering dihubung-hubungkan dengan naga dari mitologi Tionghoa. Arwana Asia adalah spesies asli sungai-sungai di Asia Tenggara khususnya Indonesia.
Ada 4 varietas warna yang terdapat di lokasi :
·        Hijau, ditemukan di Indonesia, Vietnam, Birma, Thailand danMalaysia
·        Emas dengan ekor merah, ditemukan di Indonesia
·        Emas , ditemukan di Malaysia
·        Merah, ditemukan di Indonesia