Oke guys, disini saya akan memberikan informasi tentang
manfaat “Gerakan Sholat bagi kesehatan”.
Sholat merujuk kepada ritual ibadah pemeluk agama Islam.
Menurut syariat Islam, praktik sholat harus sesuai dengan petunjuk tata cara
Nabi Muhammad, sebagai figur pengejawantah perintah Allah. Umat muslim
diperintahkan untuk mendirikan sholat, karena menurut Surah Al-‘Ankabut dapat
mencegah perbuatan keji dan mungkar.
“.... dirikanlah sholat, sesungguhnya shalat itu mencegah
dari ( perbuatan-perbuatan ) keji dan mungkar, dan sesungguhnya mengingat Allah
(sholat) adalah lebih besar ( keutamaannya dari ibadah-ibadah ) yang lain.”
Al-‘Ankabut 29:45
Setiap gerakan sholat yang dicontohkan Rasulullah SAW
sarat akan hikmah dan bermanfaat bagi kesehatan. Syaratnya, semua gerakan
tersebut dilakukan dengan benar, tuma’ninah serta istiqamah ( konsisten dilakukan ).
Makna bacaan sholat yang luar biasa, termasuk juga aspek
“olah rohani” yang dapat melahirkan ketenangan jiwa, atau “jalinan komunikasi”
antara hamba dengan Tuhannya, secara fisik sholat pun mengandung banyak
keajaiban :
v Saat Takbiratul Ihram
Rasulullah
SAW mengangkat kedua tangan ke atas hingga sejajar dengan bahu ( HR Bukhari
dari Abdullah bin Umar ). Takbir ini dilakukan ketika hendak rukuk, dan ketika
bangkit dari rukuk.
Gerakan
ini bermanfaat untuk melancarkan aliran darah, getah bening ( limfe ), dan
kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir
lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu merenggang sehingga
aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian, kedua tangan didekapkan di
depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai
gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.
Beliau
pun mengangkat kedua tangannya ketika sujud. Apa maknanya? Pada saat kita
mengangkat tangan sejajar dengan bahu, maka otomatis kita membuka dada,
memberikan aliran darah dari pembuluh balik yang terdapat di lengan untuk
dialirkan ke bagian otak pengatur keseimbangan tubuh, membuka mata dan telinga,
sehingga keseimbangan tubuh terjaga.
Ruku’lah
dengan tenang ( tumaninah ). “ Ketika
ruku’, Rasulullah SAW meletakkan kedua telapak tangan di atas lutut ( HR
Bukhari dari Sa’ad bin Abi Waqqash ). Apa maknanya? Ruku’ yang dilakukan dengan
tenang dan maksimal, dapat merawat kelenturan tulang belakang yang berisi
sumsum tulang belakang ( sebagai saraf sentral manusiah) beserta aliran
darahnya. Ruku’ pun dapat memelihara kelenturan tuas sistem keringat yang
terdapat di punggung, pinggang, paha dan betis belakang. Demikian pula tulang
leher, tengkuk dan saluran saraf memori dapat terjaga kelenturannya dengan
rukuk. Kelenturan saraf memori dapat dijaga dengan mengangkat kepala secara
maksimal dengan mata menghadap ke tempat sujud.
Ruku’
yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan
segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus
dengan tulang belakang. Gerakan ini bermanfaat untuk menjaga kesempurnaan
posisi serta fungsi tulang belakang ( Corpus Vertabrae ) sebagai penyangga
tubuh dan pusat saraf. Posisi jantung sejajar dengan otak,maka aliran darah
maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi
untuk merelaksasikan otot-otot bagia bawah. Selain itu, rukuk adalah sarana
latihan bagi kemih sehingga gangguan prosrare dapat dicegah.
Saat I’tidal
“
Lalu bangunlah sehingga engkau berdiri tegak.” Apa maknanya? Saat berdiri
dengan mengangkat tangan, darah dari kepala akan turun ke bawah, sehingga
bagian pangkal otak yang mengatur keseimbangaan berkurang tekanan darahnya. Hal
ini dapat mencegah pingsan secara tiba-tiba.
Saat Sujud
“ Selepas itu, sujudlah dengan tenang.”
Apa maknanya? Bila dilakukan dengan benar dan lama, sujud dapat memaksimalkan
aliran darahdan oksigen ke otak atau kepala, termasuk pula ke mata,telinga,
leher dan pundak, serta hati. Cara
seperti ini efektif untuk membongkar sumbatan pembuluh darah di jantung,
sehingga resiko terkena jantung koroner dapat diminimalisasi.
Posisi
sujud berguna untuk memompa getah bening ke bagian leher dan ketiak. Posisi
jantung di atas otak menyebabkan daerah kaya oksigen dapat mengalir maksimal ke
otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Oleh karena itu,
sebaiknya lakukan sujud dengan tuma’ninah, tidak tergesa-gesa agar darah
mencukupi kapasitasnya di otak. Posisi seperti ini menghindarkan seseorang dari
gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik ruku’ maupun sujud memiliki manfaat
luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.
Duduk antara dua sujud ( awal dan akhir
)
“ Kemudian bangunlah hingga engkau duduk dengan tenang.”
Apa maknanya? Cara duduk diantara dua sujud dapat menyeimbangkan sistem
elektrik serta saraf keseimbangan tubuh kita. Selain dapat menjaga kelenturan
saraf di bagian paha dalam, cekungan lutut, cekungan betis, sampai jari-jari
kaki.
Iftirosy ( tahiyat awal ) dan tawarru’ ( tahiyat akhir ).
Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki. Pada saat iftirosy, tubuh bertumpu
pada pangkal paha yang terhubung dengan saraf Nervus Ischiadius. Posisi ini
mampu menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya
tak mampu berjalan. Duduk tawarru’ sangat baik bagi pria sebab tumit menekan
aliran kandungan kemih ( uretra ), kelenjar kelamin pria ( prostate ) dan
saluran vas deferens. Jika dilakukan dengan benar, posisi seperti ini mampu
mencegah impotensi. Variasi posisi telapak tangan pada iftirosy dan tawarru’
menyebabkan seluruh otot tungkai turut merenggang dan kemudian relaks kembali.
Grak dan tkanan harmonis inilah yang menjaga kelenturan dan kekuatan
organ-organ gerak kita.
Saat Salam
Gerakan
memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal. Salam bermanfaat
merelaksasikan otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di
kepala sehingga mencegah sakit kepala serta menjaga kekencangan kulit wajah.
Masih
ada gerakan-gerakan sholat lainnya yang pasti memiliki segudang keutamaan.
Semua ini memperlihatkan bahwa sholat adalah anugerah dari Allah SWT bagi hamba
yang beriman.
Terima
kasih sudah mengunjungi blog saya, semoga yang dibahas di blog saya ini
bermanfaat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar