Rabu, 16 Desember 2015










Oke guys, disini saya akan memberikan informasi tentang manfaat “Gerakan Sholat bagi kesehatan”.

Sholat merujuk kepada ritual ibadah pemeluk agama Islam. Menurut syariat Islam, praktik sholat harus sesuai dengan petunjuk tata cara Nabi Muhammad, sebagai figur pengejawantah perintah Allah. Umat muslim diperintahkan untuk mendirikan sholat, karena menurut Surah Al-‘Ankabut dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar.

“.... dirikanlah sholat, sesungguhnya shalat itu mencegah dari ( perbuatan-perbuatan ) keji dan mungkar, dan sesungguhnya mengingat Allah (sholat) adalah lebih besar ( keutamaannya dari ibadah-ibadah ) yang lain.” Al-‘Ankabut 29:45

Setiap gerakan sholat yang dicontohkan Rasulullah SAW sarat akan hikmah dan bermanfaat bagi kesehatan. Syaratnya, semua gerakan tersebut dilakukan dengan benar, tuma’ninah serta istiqamah (  konsisten dilakukan ).

Makna bacaan sholat yang luar biasa, termasuk juga aspek “olah rohani” yang dapat melahirkan ketenangan jiwa, atau “jalinan komunikasi” antara hamba dengan Tuhannya, secara fisik sholat pun mengandung banyak keajaiban :

v   Saat Takbiratul Ihram
Rasulullah SAW mengangkat kedua tangan ke atas hingga sejajar dengan bahu ( HR Bukhari dari Abdullah bin Umar ). Takbir ini dilakukan ketika hendak rukuk, dan ketika bangkit dari rukuk.
Gerakan ini bermanfaat untuk melancarkan aliran darah, getah bening ( limfe ), dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu merenggang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian, kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.
Beliau pun mengangkat kedua tangannya ketika sujud. Apa maknanya? Pada saat kita mengangkat tangan sejajar dengan bahu, maka otomatis kita membuka dada, memberikan aliran darah dari pembuluh balik yang terdapat di lengan untuk dialirkan ke bagian otak pengatur keseimbangan tubuh, membuka mata dan telinga, sehingga keseimbangan tubuh terjaga.

  Saat Ruku’
Ruku’lah dengan tenang ( tumaninah  ). “ Ketika ruku’, Rasulullah SAW meletakkan kedua telapak tangan di atas lutut ( HR Bukhari dari Sa’ad bin Abi Waqqash ). Apa maknanya? Ruku’ yang dilakukan dengan tenang dan maksimal, dapat merawat kelenturan tulang belakang yang berisi sumsum tulang belakang ( sebagai saraf sentral manusiah) beserta aliran darahnya. Ruku’ pun dapat memelihara kelenturan tuas sistem keringat yang terdapat di punggung, pinggang, paha dan betis belakang. Demikian pula tulang leher, tengkuk dan saluran saraf memori dapat terjaga kelenturannya dengan rukuk. Kelenturan saraf memori dapat dijaga dengan mengangkat kepala secara maksimal dengan mata menghadap ke tempat sujud.

Ruku’ yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang. Gerakan ini bermanfaat untuk menjaga kesempurnaan posisi serta fungsi tulang belakang ( Corpus Vertabrae ) sebagai penyangga tubuh dan pusat saraf. Posisi jantung sejajar dengan otak,maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi untuk merelaksasikan otot-otot bagia bawah. Selain itu, rukuk adalah sarana latihan bagi kemih sehingga gangguan prosrare dapat dicegah.

  Saat I’tidal
“ Lalu bangunlah sehingga engkau berdiri tegak.” Apa maknanya? Saat berdiri dengan mengangkat tangan, darah dari kepala akan turun ke bawah, sehingga bagian pangkal otak yang mengatur keseimbangaan berkurang tekanan darahnya. Hal ini dapat mencegah pingsan secara tiba-tiba.

  Saat Sujud
Selepas itu, sujudlah dengan tenang.” Apa maknanya? Bila dilakukan dengan benar dan lama, sujud dapat memaksimalkan aliran darahdan oksigen ke otak atau kepala, termasuk pula ke mata,telinga, leher dan pundak, serta hati.  Cara seperti ini efektif untuk membongkar sumbatan pembuluh darah di jantung, sehingga resiko terkena jantung koroner dapat diminimalisasi.

Posisi sujud berguna untuk memompa getah bening ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan daerah kaya oksigen dapat mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Oleh karena itu, sebaiknya lakukan sujud dengan tuma’ninah, tidak tergesa-gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Posisi seperti ini menghindarkan seseorang dari gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik ruku’ maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

  Duduk antara dua sujud ( awal dan akhir )
“ Kemudian bangunlah hingga engkau duduk dengan tenang.” Apa maknanya? Cara duduk diantara dua sujud dapat menyeimbangkan sistem elektrik serta saraf keseimbangan tubuh kita. Selain dapat menjaga kelenturan saraf di bagian paha dalam, cekungan lutut, cekungan betis, sampai jari-jari kaki.
Iftirosy ( tahiyat awal ) dan tawarru’ ( tahiyat akhir ). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki. Pada saat iftirosy, tubuh bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan saraf Nervus Ischiadius. Posisi ini mampu menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarru’ sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandungan kemih ( uretra ), kelenjar kelamin pria ( prostate ) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan dengan benar, posisi seperti ini mampu mencegah impotensi. Variasi posisi telapak tangan pada iftirosy dan tawarru’ menyebabkan seluruh otot tungkai turut merenggang dan kemudian relaks kembali. Grak dan tkanan harmonis inilah yang menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.

  Saat Salam
Gerakan memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal. Salam bermanfaat merelaksasikan otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala sehingga mencegah sakit kepala serta menjaga kekencangan kulit wajah.

Masih ada gerakan-gerakan sholat lainnya yang pasti memiliki segudang keutamaan. Semua ini memperlihatkan bahwa sholat adalah anugerah dari Allah SWT bagi hamba yang beriman.

Terima kasih sudah mengunjungi blog saya, semoga yang dibahas di blog saya ini bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar